"Universitas Al Washliyah Darussalam Banda Aceh berkomitmen untuk membangun generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa."
Kami percaya bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan yang lebih baik. Melalui pengembangan akademik, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat, UNADA terus berupaya mencetak lulusan yang berkualitas dan berdaya saing global.
Informasi terbaru dari kegiatan kampus
BANDA ACEH, 22 Oktober 2026 — Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Pradik) Resimen Mahasiswa (Menwa) gabungan empat perguruan tinggi, yakni Universitas Syiah Kuala (USK), Universitas Al Washliyah Darussalam Banda Aceh (UNADA), Universitas Abulyatama, dan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI), resmi dibuka pada Kamis (22/10) di halaman Biro USK, Banda Aceh. Kegiatan ini dibuka oleh Pembina Menwa, Maimun, S.Pd., M.A., dan diikuti 31 peserta dari keempat kampus.
Pradik Menwa ini bertujuan membentuk mahasiswa yang disiplin, tangguh, bertanggung jawab, memiliki jiwa kepemimpinan, serta menjunjung tinggi nasionalisme dan semangat bela negara. Melalui rangkaian pendidikan dan pelatihan dasar, peserta dibekali nilai-nilai kedisiplinan, ketahanan mental dan fisik, solidaritas, serta kemampuan bekerja sama sebagai bekal pengabdian kepada kampus, masyarakat, bangsa, dan negara.
Kegiatan pembukaan turut dihadiri unsur pembina, Kodim, Satpol PP, Wilayatul Hisbah, alumni Menwa, dan pihak terkait lainnya. Maimun menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu melahirkan kader Menwa yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kematangan emosional, integritas, dan semangat kebangsaan, serta siap mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
BANDA ACEH, 17 Oktober 2026 — Rektor Universitas Al Washliyah Darussalam (UNADA) Banda Aceh, Dr. Yusra Jamali, menerima audiensi Pengurus Karateker Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PW HIMMAH) Aceh terkait rencana pelaksanaan kegiatan pengkaderan mahasiswa. Audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat Rektorat UNADA Banda Aceh tersebut membahas persiapan kegiatan yang diarahkan untuk memperkuat karakter, integritas, kedisiplinan, dan kapasitas kepemimpinan mahasiswa.
Dalam pertemuan tersebut, Rektor Dr. Yusra Jamali didampingi oleh beberapa unsur pimpinan kampus. Rektor menekankan pentingnya pengkaderan sebagai bagian dari proses pembinaan generasi muda yang tidak hanya memiliki wawasan organisasi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai moral, tanggung jawab, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja sama. Ia juga mendorong agar kegiatan pengkaderan dirancang secara terarah, edukatif, dan berkelanjutan sehingga memberikan manfaat nyata bagi pengembangan kapasitas mahasiswa serta mendukung peran perguruan tinggi dalam membentuk generasi muda yang berintegritas.
Panitia LKD HIMMAH yang dipimpin oleh Rizki Aulia Fahreza sebagai ketua dan Ahmad Faris Hidayah, mahasiswa UIN Ar-Raniry, sebagai sekretaris, turut didampingi oleh Steering Committee (SC), yakni Miswardi Ilyas, S.Pd., selaku ketua dan Chaidir Furazinur, S.H., selaku sekretaris, dalam audiensi tersebut. Kegiatan LKD HIMMAH ini direncanakan menjadi wadah pembinaan dan penguatan kader untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, integritas, dan kepedulian sosial mahasiswa, sekaligus mempererat silaturahmi serta membangun sinergi antarmahasiswa UNADA, UIN Ar-Raniry, dan perguruan tinggi lainnya. Melalui kegiatan ini, HIMMAH diharapkan mampu melahirkan kader yang berkarakter, berwawasan luas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta berkomitmen memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Selanjutnya, panitia akan mematangkan persiapan kegiatan melalui koordinasi dengan pihak terkait agar pelaksanaannya berjalan terarah dan sesuai dengan tujuan pengkaderan.
Sabang - Mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Geografi Universitas Al Washliyah Darussalam (UNADA) Banda Aceh melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) II Fisik hari kedua di Kota Sabang, Aceh, pada Minggu, 13 September 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Eksplorasi Geografi Fisik Kota Sabang: Kajian Geosite, Fenomena Hidrotermal, dan Bentang Pesisir” ini merupakan bagian dari pembelajaran lapangan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap berbagai fenomena geografi fisik secara langsung.
Pada hari kedua, mahasiswa mengunjungi sejumlah lokasi yang memiliki nilai penting dalam kajian geografi fisik, yaitu Gunung Jaboi, Kilometer Nol Indonesia, serta kawasan Iboih dan Pulau Rubiah. Di Gunung Jaboi, mahasiswa melakukan pengamatan terhadap fenomena geologi dan aktivitas hidrotermal yang menjadi salah satu karakteristik kawasan vulkanik Pulau Weh. Selanjutnya, kunjungan ke Kilometer Nol dan kawasan Iboih–Pulau Rubiah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengamati bentang alam pesisir, kondisi lingkungan, serta karakteristik wilayah kepulauan sebagai bagian dari kajian geografi fisik.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan dari teori di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman empiris melalui observasi, identifikasi, dokumentasi, dan kajian langsung terhadap objek geografis. KKL II Fisik diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memahami keterkaitan antara proses geologi, fenomena hidrotermal, bentang alam, dan lingkungan pesisir, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan potensi geowisata Kota Sabang.
Quote harian dari kampus UNADA
Jadwal kegiatan akademik dan event kampus
Informasi penting untuk mahasiswa dan civitas akademika
Gambaran singkat civitas akademika UNADA